Pariwisata saat awal berkembangnya di bali berawal dari kebudayaan bali sebagai daya tarik wisata bahkan sampai saat ini, akan tetapi pada era saat ini pariwisata mulai berkembang mengikuti perkembangan jaman digital dimana jaman digital ini mengubah gaya hidup dan prespektif seseorang terhadap suatu hal dan tidak terkecuali dalam bidang pariwisata. Perkembangan pariwisata dalam hal perkembangan berarah ke teknologi seperti penyebaran informasi, fotografi, dan videography yang dimana hal tersebut didominan oleh masyarakat yang bernama milenial (18-25 tahun) dimana karakteristik milenial Ini sangat menyukai mengunjungi tempat wisata yang menarik untuk di dokumentasikan dan seterusnya akan di publikasikan ke media yang bernama sosial media dan dalam sosial Media ini mengubah pandangan generasi milenial untuk mendapat foto yang terbaik di tempat” yang menarik yang bisa di sebut tempat yang instagramable. Di bali tersendiri sudah banyak melakukan inovasi terhadap perkembangan jaman ini salah satunya membuat spot” instagramable di beberapa daerah yang memiliki view yang menarik dan di berikan beberpa bangunan/property untuk mendapatkan foto yang menarik. Salah satu tempat wisata yang menawarkan tempat yang instagramable di bali salah satunya di kintamani di daerah pinggan, ubud di daerah terasering, air terjun, dan Beberap puri terdapat spot foto, karangasem di mna terdapat di beberap titik dengan view gunung agung dan edelweis, dan kabupaten lainnya yang memiliki keindahaannya tersendiri. Lalu langkah dari pemerintah pusat untuk melenial ini adalah mrngembangkat 10 bali baru yang dimana wilayah ini akan di kembangkan dengan design yang instagramable dan nature. Oleh karena iu kita sebagai insan pariwisata harus ikut serta dalam promosi dari tempat” tersebut yang di mulai dari daerah kita masing masing