Bali sebagai Destinasi Wisata yang Siap Bersaing pada Era Global

Keberadaan pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian Bali menjadikan industri keramahtamahan (hospitality) mempunyai peran yang sangat strategis. Dari hal itu, para pelaku pariwisata di Bali harus mempunyai ilmu yang sangat mumpuni dalam bidang Pariwisata. Maka semua pihak harus memiliki pemahaman komprehensif tentang kepariwisataan, sehingga bermanfaat sebesar-besarnya bagi kesejahtaraan bangsa secara merata dan tetap menjaga kelangsungan sumber daya yang ada agar bermanfaat bagi generasi mendatang. Maka dari itu pendidikan Kejurusan harus mempunyai pembelajaran tentang pariwisata yang sangat mumpuni dalam pengembangan pariwisata di Bali pada Era Globalisasi ini.

Hasil gambar untuk bali sebagai destinasi wisata yang siap bersaing di era global

Kegiatan ini merupakan sebuah media untuk mengedukasi para praktisi, investor serta seluruh insan pariwisata akan pentingnya mengetahui tren terkini di industri pariwisata dan membangun insan-insan pariwisata untuk berani turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan kepada tamu serta mengenalkan Bali kepada tamu. Sesuai tema yang diambil yakni “Leveraging Local Talent for World Class Hotelier” diharapkan sumber daya manusia lokal di Bali dan Indonesia benar-benar mampu untuk menjadi salah satu barometer insan pariwisata yang ahli berkelas internasional dan menjadi tuan di negerinya sendiri. Dewasa ini perkembangan pariwisata dunia diliputi fenomena yang dramatis dari sisi internal dan eksternal.

Hasil gambar untuk bali sebagai destinasi wisata yang siap bersaing di era global

Dalam kegiatan 2 hari itu, dilaksanakan sejumlah seminar dengan topik yang strategis untuk berbagai divisi pada industri pariwisata dan perhotelan. Yoga Iswara menambahkan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Bali dan Indonesia bukan hanya terkenal sebagai destinasi wisata namun juga dikenal sebagai pencetak dan penyedia sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan yang handal dan berstandar global.

Annual Hotelier Summit Indonesia 2019 dilaksanakan di Bali sebagai embrio agenda tahunan. Ke depannya akan dilaksanakan secara bergilir di berbagai kota besar di Indonesia untuk pemerataan dan menjadi gerakan nasional akan pentingnya pemahaman industri pariwisata sebagai bentuk perekonomian yang berbasis kerakyatan.

Gambar terkait

Ini, lanjutnya, merupakan event pertama di Indonesia yang melibatkan bukan hanya 1 profesi bidang keahlian namun berbagai bidang. Termasuk di bagian hulu dari pembangunan SDM kita yaitu bidang pendidikan dan pelatihan vokasi kepariwisataan.

Pada akhir acara, akan dilaksanakan pula kegiatan perayaan ulang tahun ke-2 Global Hospitality Expert (GHE). Puncak acara akan diisi dengan penganugerahan apresiasi kepada para insan pariwisata yang terpilih berdasarkan kontribusi dan pemikiran cerdasnya dalam memajukan pariwisata di Bali dan Indonesia.

Di samping itu diserahkan juga penghargaan sepanjang masa (Lifetime Achievement) kepada tokoh budaya Bali yang telah menciptakan pondasi pariwisata Bali yang berbasis budaya dan menjadi taksu pariwisata Bali.

Global Hospitality Expert juga akan memberikan penghargaan (Appeciation Certificate) kepada para ketua asosiasi kepariwisataan di Bali yang telah berjasa dan berkontribusi dalam memimpin asosiasinya serta berperan aktif dalam pembangunan kepariwisataan. Penghargaan akan diserahkan kepada 24 ketua asosiasi baik usaha, pemilik, profesi, pendidikan, pelatihan serta lembaga pariwisata dan perhotelan di Bali.

Hasil gambar untuk bali sebagai destinasi wisata yang siap bersaing di era global

Ubud yang sekarang berkembangnya di Kabupaten Gianyar, Bali, segera ditetapkan sebagai destinasi gastronom iberstandar global oleh organisasi pariwisata dunia atau UN World Tourism Organization (UNWTO). Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata, Vita Datau  menyambut baik “Kick Off” penetapan Ubud menjadi destinasi gastronomi prototype standar UNWTO . Vita mengatakan penetapan ini disebut sebagai tahap pengembangan produk wisata gastronomi di Ubud, peran pemerintah Kabupaten Gianyar, dan pelaku industri pariwisata akan lebih banyak dilibatkan

Gambar terkait

Vita mengatakan pihaknya melihat potensi yang besar di Indonesia dengan aset gastronomi yang sangat luar biasa terutama keberagaman budaya dan bahan pangan lokal yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. 

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai